Minggu, 02 Oktober 2011

Weakness

Hai, sapamu dalam kepolosan seorang bayi

Ucapmu dalam kegelapan padaku:
Kau tak dapat melangkah tanpa pandangan menujuku
Kau tak dapat meniti jembatanmu tanpa eksistensi spirit yang ku hujankan padamu hingga detik ini
Tanpa sapaan kepolosanku
Tanpa tingkahku yang malu-malu
Tanpa keragu-raguanku akan dirimu

Tertatihlah dirimu dalam melangkah
Terjatuhlah dirimu dalam palung samudera terdalam
Karena hanya aku yang mampu membangkitkanmu dari segala jatuhmu
Karena hanya aku yang dapat menciptakan senyum di bibirmu dan mengalirkan air mata di sudut-sudut matamu
Karena hanya aku yang dapat mengontrol langkahmu, hatimu, jiwamu, ragamu, rasa cintamu, emosimu dan rasa bencimu

Mungkin itu yang selalu hadir dalam pikirmu
Membanggakan dirimu akan kelemahanku

Tidak ada komentar: