Minggu, 02 Oktober 2011

Langit dan bumi (part 2)

Aku yakin,
bahwa langit takkan mampu melihatku dalam gelap
bumi pun seolah membiarkanku tertelan kegelapan yg terlalu ku kenal ini

Saat langit memperlihatkan setitik cahaya di balik cummulluzz-nya
mungkin aku memiliki harapan besar
bahwa ku dapat terbebas dari kegelapan ini
bahwa ku dapat merasakan kenyamanan yg selama ini ku impikan
bermandikan cahaya ketenangan

Perlahan,
cummulluz itu menutupi setitik cahaya itu, lagi dan lagi, selalu berulang
sekejap pula segala harapanku hancur seiring bergeraknya cummulluz itu
hanya cummulluzz, satu-satunya yg selalu membentengiku dari setitik cahaya, yg bernama ASA...

Tidak ada komentar: