Minggu, 02 Oktober 2011

Sebuah Kepingan

Mungkin kau tak tahu beribu penantian telah ku jalani
Mungkin kau tak tahu angan semuku akan kealpaanmu mampu membelenggu ku tuk menjejakkan langkahku dalam jalanku sendiri

Di balik benteng asa, ku telan semua ketidaktahuanmu itu
Mencoba membalikkannya seperti sebuah cermin berdebu, agar ku dapat mengisi hati ini penuh dengan asa
Meski tak nyata
Meski hanya sebuah fatamorgana dalam gurunnya sikapmu
Tuntunan cahaya yang menyorotnya pun tak mampu membuatnya jelas
Mungkin tak mengapa bagiku
Mungkin tak apa bagiku

Antara eksistensi ketulusan ataukah obsesi yang membuatku sedemikian bodohnya
Hanya terus bertahan berjalan di gurun kering yang kau tunjukkan

Inginku menertawakannya
Membuat segalanya pecah dalam sekejap mata
Hanya tertinggal kepingannya, yang tak mampu menghentikan derap-derap langkahku saja

Tidak ada komentar: