TITLE: STAND BY ME [Part 1]
Taemin POV
Hari ini SM Entertainment, sebuah rumah produksi yang menelurkan musisi-musisi dan aktor-aktris terkenal, mengadakan audisi terbuka. Pagi buta aku sudah terbangun dari tidur nyenyakku, tegang memikirkan audisi yang akan ku ikuti itu. Memang sudah lama ku mimpikan audisi itu, satu cita-citaku, menjadi musisi handal. Karena ku tau kondisi sosial ekonomi keluargaku sangatlah sederhana, aku tidak ingin menyusahkan orang tuaku lagi. Kalau aku bisa, kenapa harus bergantung pada orang tua?? Pikirku.
Hyungku, Lee Tae sun yang cuma berbeda 3 tahun dariku, mendukung penuh mimpi-mimpiku ini. Hari ini pun demi mengantarku ke tempat audisi, dia rela bolos sekolah. Hyung tersayangku memang baik sekali!!...^^ Sedangkan oemma dan appa tidak ikut mengantarku, karena mereka sedang sibuk-sibuknya bekerja.
Di depan gedung kantor SME, telah berjajar penuh antrian para namja dan yeoja. Dengan tujuan yang sama mereka datang, mewujudkan mimpi mereka.
Langsung saja aku masuk ke dalam gedung itu, melewati semua peserta yang telihat sudah lama berjajar disana. Karena memang aku termasuk salah satu yang beruntung secara khusus ditawari oleh ahjussi, agen pencari bakat dari rumah produksi terkenal ini. Kejadian itu berlangsung saat aku baru pulang dari sekolah dan mampir dulu ke minimarket untuk membeli banana milk, susu kesukaanku. Saat itu aku mengobrol dengannya dan disodori sebuah kartu nama dan pamflet berwarna menarik, ahjussi pun berkata padaku ‘Datang ya, Lee Taemin!! Aku yakin kamu punya banyak bakat terpendam’ katanya sambil tersenyum padaku seolah dia benar-benar tau sejauh mana kemampuan ku. Aku saja bingung kenapa dia berkata seperti itu, setahu ku, aku cuma anak kecil berusia 12 tahun yang mencoba mewujudkan mimpinya saja. Hihi, aku jadi geli sendiri. Tapi akhirnya aku datang juga...
Di dalam lift, aku menekan keypad hpku. Memasukkan nomornya. Hyungku masih berdiri disebelahku sambil mengutak-atik hpnya juga.
“ Minnie-ah, kita lupa izin pada oemma dan appa”
“ Ah, ia hyung!! Aku lupa!!”
“ Sudah, biar hyung aja yang izin pada appa” ucapnya sambil menekan huruf-huruf pada keypad hpnya.
Tak lama terdengar jawaban di seberang hpku. Ah, diangkat juga.
“ Anyeong, aku Lee Taemin, ahjussi. Ahjussi dimana?? aku sudah di lift, seperti yang telah ahjussi intruksikan. Setelah ini aku harus kemana ahjussi??”
Terdengar jawaban disana. Aku menganggukkan kepalaku, mengiyakan perkataannya.
“ Ne, aku mengerti ahjussi... Gamsahamida!!” ucapku.
Di sebelahku ternyata ada seorang namja tampan seumuran hyungku, alisnya tebal dan matanya... seperti bulan sabit. Entah kenapa, ia menatapku dari tadi. Karena merasa risih, aku memalingkan wajahku. Dari sudut mataku, aku melihat, sepertinya dia ingin mengajakku berbicara.
Tiba-tiba hyungku menepuk pundakku.
“ Minni-ah, sudah beres. Appa bilang dia mendoakan mu, semoga berhasil katanya. Oemma jg minta maaf tidak bisa mengantarmu”
“ Ah, ia. baiklah hyung aku lebih bersemangat sekarang. Hosh!! HWAITING!!” teriakku tak sadar sambil mengangkat kepalan kedua tanganku ke udara.
“ B-BWAHA...HUA HAHAHAHA.... HAHA.... HAHA.....!!” namja tampan disebelahku tiba-tiba tertawa meledak, ia menunjuk-nunjuk ke arahku.
Aku dan hyung ku menatapnya heran, kenapa dia bisa tertawa lebar seperti itu padahal aku sedang tidak melucu. Hyungku pun sama sekali tidak tertawa.
Mungkin karena dia sadar hanya dia yang tertawa, seketika itu juga ia menutup mulutnya yang terbuka lebar dengan kedua tangannya. Matanya yang seperti bulan sabit, tiba-tiba membulat karena malu. Wajahnya berubah kemerahan. Lalu dia berkata...
“ Mian, mianhe...” tanpa melepaskan tangan yang menutupi lubang mulutnya yang menganga karena tertawa lebar, setelah itu ia membungkukkan badannya.
“ Mianhe, Jeongmal mianhe...”
“ Oh ia, hm... hm... kenalkan, aku Lee Jin Ki” lanjutnya sambil membungkukkan kembali badannya.
Aku dan hyungku membalas membungkukkan badan.
“ Aku Lee Tae Sun, dan ini adikku, Lee Tae Min...” kata hyungku.
Mukanya berubah kaget, alis tebalnya terangkat ke atas.
“ JINJJA?? Haha.... haha... aku kira kalian pasangan kekasih....”
Aku dan hyungku saling berpandangan, kembali terheran dengan kelakuan namja itu, sangat tidak jelas apa yang ia tertawakan. Sungguh namja yang aneh... dan katanya kami pasangan kekasih?? Bisa-bisanya dia berpikir seperti itu, apa ia tidak lihat, aku kan namja juga...
“ Lee tae Min ya?? Baru kali ini ku lihat yeoja secantik dirimu”
Tuh kan, apa ku bilang. Kenapa setiap orang yang baru pertama kali bertemu denganku pasti akan berkata seperti itu. ‘Yeoja yang cantik... yeoja yang cantik sekali...’ tak bisakah mereka melihat?? AKU INI NAMJA!! LEE TAEMIN ADALAH SEORANG NAMJA!!
“ Mian, aku namja!!” jawabku kesal, memonyongkan mulutku ke depan.
Hyungku hanya tersenyum disebelahku, lalu mengacak-acak rambutku dengan lembut.
“ Hyung, hentikan!! Rambutku jadi berantakan” sambil menepis tangannya dari kepalaku.
TTTINNNGGGGGGG...........
Pintu lift akhirnya terbuka.
“ MWO?? NAMJA???” dia terkejut setengah berteriak, lalu menatap bagian dadaku yang benar-benar rata.
“ HAH, ASTAGA!!” sambungnya sambil menepuk kening dan menggelengkan kepalanya.
Hyungku melangkah keluar dari lift, sambil tersenyum geli dan berjalan di depanku.
“Kajja!! Kita harus kemana, minnie-ah???” tanyanya berusaha menyembunyikan rasa gelinya sambil masih tersenyum.
“ Setelah ini kata ahjussi, kita tinggal belok ke kiri dan nanti langsung masuk pintu ke 2 di sebelah kiri“ akupun ikut melangkah keluar dari lift sambil menoleh ke kiri dan kananku.
“ Hei... hei.... sebentar... sebentar....!!” namja itu berlari menghampiri kami yang meninggalkannya sendiri di dalam lift.
“ Kalian di undang audisi juga ya??” tebaknya tepat.
“ Adikku yang di undang, aku mengantar saja. Kamu di undang audisi juga??” hyung balik bertanya.
“ Owh... Ne... ne... aku juga di undang”
Aku hanya menoleh ke kiri dan ke kanan sambil berjalan mencari ruangan itu.
1... 2... nah ini ruangannya...
“ Hyung ini... ini... ini ruangannya...” ucapku menunjuk-nunjuk pintu ruangan itu sambil nyengir senang.
“ Ya sudah, masuklah!! Hyung tunggu disini ne??”
Ku putar pegangan pintu tersebut. Tiba-tiba hyung memanggilku...
“ Minnie-ah!!” ku palingkan wajahku ke arahnya.
“ HWAITING!!”
Aku mengangguk dan melangkah masuk, tiba-tiba aku merasa sangat gugup.
Di belakang ku menyusul namja aneh itu.
“ Anyeong...!!” ucap kami bersamaan.
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar