Mencari jalan menuju sebuah titik terang, yang kini masih menjadi ribuan siluet.
Semakin semu ruangku, semakin gelap, semakin mengikis pandangan.
Terseok-seok ku berjalan...
Menjadikan ku seorang pengecut, pengutuk kehidupan, sebagai penentang takdir, hingga menjadi seorang apatis sejati.
Mendudukan ku dipojok lembah yang curam, seorang diri.
Kucoba tersenyum tulus pada dunia, tuk melupakan dan menjauhi segala kesalahanku...
Minggu, 27 Februari 2011
Apa jadinya kalo hantu cowo yang penasaran, pengen balas dendam gara-gara ayahnya dibunuh jatuh cinta sama cewe alim yang solehah.... Hoho..
Jadi pengen nulis dah, mudah-mudahan da waktu kosong. Amin...^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar